Computer Ethics

Computer ethics atau bahasa lokalnya etika berkomputer adalah seperangkat prinsip yang mengatur tentang ‘benar’ atau ‘salah’ ketika menggunakan komputer. Cakupannya sangat luas, semua yang berkenaan dengan penggunaan komputer harusnya menaati etika ini. Mulai dari menggunakan komputer sendiri, menggunakan komputer orang lain, mengolah data, mencari informasi, bahkan ketika berjejaring sosial.

Kenapa etika berkomputer itu perlu?
Dewasa ini komputer sudah benar-benar menjadi bagian dari masyarakat luas. Sehingga sedikit banyak komputer mempengaruhi kehidupan masyarakat. Dengan adanya etika berkomputer diharapkan masyarakat bisa memanfaatkan komputer dengan lebih bijak dan menggunakan moral ketika menggunakannya.

Masyarakat bisa saja membawa etika di lingkungan sosial ke kehidupan di komputer karena ‘toh’melalui komputer masyarakat bisa tetap bisa saling berinteraksi. Lalu adakah perbedaan antara etika di lingkungan sosial dengan etika ketika menggunakan komputer untuk bersosialisasi? Tentu ada. Jika di  lingkungan sosial kita berkomunikasi dengan dengan kata-kata, di komputer kita berkomunikasi dengan tulisan. Melalui media jejaring sosial misalnya, seharusnya kita tidak boleh mengungkapkan sesuatu yang bersifat SARA, porno, flamming, junk/ spam, dsb. Lebih lagi tentang penulisan; karena dijejaring sosial kita berinteraksi dengan media tulisan tentu penulisan harus diperhatikan. Usahakan untuk tidak menulis dengan huruf kapital semua, atau dengan kombinasi huruf-huruf yang “ter-enkripsi” (ex: 3t!k4 c0mPuteRrrr)😀. Kenapa tidak diperkenankan untuk menulis dengan huruf kapital? hmm., tulisan dengan huruf kapital itu dianggap sebagai sesuatu yang sangat penting dan ditekankan. Penggunaan yang berlebihan bisa berarti bahwa si penulis sedang marah, teriak-teriak, atau menantang; apalagi jika diikuti dengan ! (tanda seru). Kalau tentang penulisan “ter-enkripsi” ini cenderung kepada mengganggu pemandangan, siapa yang tidak risih membaca kumpulan “kode” yang sulit terbaca?😀 Hal serupa juga menjadi etika ketika berkirim email, chat, dll. Selain masalah penulisan kadang yang tidak diperhatikan adalah etika mengungkapkan pendapat atau opini di jejaring sosial, seenaknya sendiri mengumpat, berkata kotor, dsb; tentu ini mengganngu pengguna yang lain.

Selain digunakan ketika berkomunikasi dengan orang lain, etika berkomputer juga terkait dengan penggunaan perangkat lunak. Seharusnya perangkat lunak yang digunakan adalah perangkat lunak legal, bukan bajakan. Ini merupakan pelanggaran terhadap HAKI (Hak Kekayaan Intelektual). Begitu pula tentang tulisan di suatu blog misalnya. Kita hanya ‘ctrl+c’ && ‘ctrl+v’ tulisan itu ke blog kita tanpa diberi link rujukan ke blog asal tulisan. Ada tata cara tersendiri ketika kita hendak menyandur sebuah tulisan (dari manapun), yang jelas adalah sampaikan bahwa kita memang menyandur dengan melampirkan sumber, kemudian kita tidak hanya menyandur secara mentah melainkan kita juga harus menyampaikan pendapat dan pengetahuan kita tentang bahasan di tulisan tersebut.

Banyak dari konten di komputer dan internet yang dilindungi hak cipta elektronik. Persetujuan dari penulis atau empu-nya konten diperlukan ketika ada yang ingin mengolahnya kembali. *untuk tulisan di blog ini lisensinya GNU/GPL saja :D*. Perlindungan terhadap hak cipta elektronik ini membuat pemerintah Amerika membuat SOPA (Stop Online Piracy Act) walaupun akhirnya belum jelas karena ditentang banyak pihak.

Selain konten yang memiliki hak cipta ada pula konten milik pribadi yang sifatnya rahasia/ privasi. Sudah semestinya kita menghormati data-data milik orang lain dengan tidak melihat, menggunakan atau bahkan merusaknya tanpa persetujuan pemilik data.

Sebenarnya banyak dari etika berkomputer yang tak tertulis, namun hal tersebut sudah di-iyakan oleh para pengguna komputer dan sudah menjadi apa yang disebut sebagai etika berkomputer. Pendekatan moral lebih terasa disini, melakukan apa yang masyarakat komputer anggap sebagai sesuatu yang sopan dan tidak mengganggu yang lain. Menyaring informasi yang kita dapat dari komputer, menghormati pengguna lain dan bisa menghargai apa-apa yang ada di komputer.

 

diolah dari Wiki && Techterms

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s