Cokelat dan Kopi; antara Kenyamanan dan Kenyataan

Saya percaya bahwa apa yang saya makan/ minum bisa mempengaruhi kondisi mood atau emosi saya. Atau juga sebaliknya, mood/ emosi yang saya rasakan dapat mempengaruhi lidah saya saat mengecap minuman atau makanan. Mungkin ga penting ya? haha😀 Lalu kenapa cokelat dan kopi? Iseng aja sih..😀 Karena lebih sering minum itu😀

Cokelat..
Pernahkan makan cokelat? Bagaimana kalau minum cokelat? Secangkir cokelat hangat seperti ini. . .

Menurut beberapa berita dan informasi yang pernah saya baca, cokelat itu bisa memperbaiki mood karena mengandung bebarapa zat seperti teobromin, fenetilamina, dan anandamida yang ang memiliki efek fisiologis untuk tubuh. Kandungan-kandungan ini banyak dihubungkan dengan tingkat serotonin dalam otak. Dengan kata lain ketika kita minum/ makan cokelat bisa meningkatkan kadar serotonin dalam otak. Serotionin itu apa? Serotonin itu semacam monoamine neurotransmitter yang “konon kabarnya” adalah penghantar perasaan bahagia😀. Jadi wajar jika ada seorang pemuda memberi cokelat kepada pasangannya yang sedang “ngambek”, berharap agar “ga jadi ngambek”😀 (ini tadi bahasan secara ilmiah)

Sesuai dengan pengalaman saya saja, hal tersebut memang benar. Cokelat bagi saya identik dengan dunia khayal. Karena setelah minum cokelat (seringnya minum soalnya :D) ada perasaan nyaman dan rileks. Saat anda butuh tingkat konsentrasi tinggi, saya “suggest” anda untuk minum secangkir cokelat hangat. Apa hubungannya rileks dengan konsentrasi? Ternyata rileks keadaan yang paling baik dimana kita bisa berkonsentrasi.

Cokelat sangat baik ketika kita butuh ruang sendiri untuk mengkan impian-impian liar yang terbang tak beraturan. Bersama aromanya yang khas, “ide gila” kadang merasuk kedalam otak. Cokelat akan semakin menerbangkan perasaanmu yang pada awalnya sedang “baik-baik” saja. Pokoknya kalau sedang mengerjakan tugas deadline, coding, butuh ide, segera siapkan secangkir cokelat hangat😀

Saat perasaan sedang senang coba minum cokelat hangat, pasti akan semakin terbawa “euforia”. Sebenarnya, dalam hal ini cokelat hanya sebagai pelengkap kesenangan saja. Maka rasa cokelatnya-pun akan terasa lebih enak😀

Bagaimana dengan minum cokelat hangat ketika sedang sedih/ galau/ yang lain? Sedikit banyak itu membantu. Apalagi ketika cokelat hangat itu sedang saya minum, tapi saat secangkir itu sudah habis akan timbul rasa manis getir. Terbang sesaat lalu jatuh lagi. Saat-saat seperti itu saya “suggest” anda untuk lebih memilih kopi, terutama kopi bubuk (bukan kopi instan) kental dengan tambahan gula sedikit.

Kenapa kopi? Bagi saya kopi itu identik dengan kenyataan, realis, penerimaan, dan apa adanya. Kopi pahit itu jujur, saat saya minum, saya akan merasa terjaga; sadar dengan keadaan, keadaan emosi, keadaan tugas dan kewajiban. Kopi bagi saya penyeimbang cokelat hangat. Saya perlu sesuatu yang “pahit” untuk menyadarkan saya dari dunia imaji setelah minum cokelat.😀

*updated
Kenapa kesadaran itu penting saat kita down? Ya memang penting, karena dengan adanya kesadaran bahwa kita sedang down, galau, sedih, marah, dll akan memberi peluang besar terjadinya rekonsiliasi emosi seperti yang pernah saya ungkapkan pada beberapa postingan terdahulu.

Kopi memberi kesadaran, kesadaran akan kenyataan, kesadaran akan tujuan, kesadaran untuk bertindak! Move!😀

Seperti hidup, takaran konsumsi yang pas antara antara cokelat hangat dan kopi akan menghantar saya pada hidup. Berfikir tentang mimpi saat minum cokelat hangat, lalu mencoba meraihnya setelah menyesap pahitnya kopi😀 Silakan anda takar sendiri cokelat dan kopi anda.😀

*ingat cokelat dan kopi sama-sama mengandung kafein. Konsumsi secara bersamaan dapat menimbulkan efek negatif seperti dada yang berdebar-debar, detak jantung meningkat, keringat dingin, hipertensi, dll. So be safe!😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s