Jika Aku Menjadi . . . Ketua KPK

dari judulnya. .

Jika Aku Menjadi . . . (Ketua KPK)

*serupa tapi tak sama dengan realityshow yang ada di teve. semoga tidak ada skenario ‘sedih’ di salah satu segmennya*

Kebijakan awal? Membuat #tagline :

Rakyat Indonesia, kalau bukan pendukung KPK berarti koruptor!!

Hal selanjutnya adalah “#kebersihan diri dan kantor”;
memastikan bahwa saya dan jajaran saya bersih dari korupsi. Penting untuk mencegah adanya pelemahan dan counter-attack dari koalisi koruptor. Beberapa submisinya antara lain sistem rekruitmen dan kaderisasi yang benar-benar bersih, terbuka, dan selektif, kinerja yang maksimal dan transparan, dan keteladanan oleh semua jajaran.
Kalau internal kantor saja ‘kotor’ bagaimana mau membersihkan negara? Di Indonesia, keteladanan itu penting. Sebagai Ketua KPK saya dan jajaran saya harus menjadi sosok yang memberi teladan untuk bersih dari segala bentuk korupsi.

#pembersihan negara?
Ketegasan, Keterbukaan, Keberlanjutan.
Tegas, tidak tebang pilih.
Terbuka, masalah penyidikan,
Keberlanjutan, jangan sampai ada kasus yang mandeg di tengah jalan.

#kegiatan kerohanian.
Latar belakang korupsi adalah jiwa yang merasa miskin. Nah, untuk masalah kejiwaan ini ada baiknya diadakan kegiatan kerohanian bulanan di internal KPK maupun di lembaga-lembaga negara yang lain. Dan yang memfasilitasi adalah KPK dan bisa bekerjasama dengan Kemenag. Selain sebagai tindakan preventif, siraman rohani juga perlu diberikan pada tersangka korupsi, sebagai sarana pembinaan dan ‘rukyah’ agar setelah bebas tidak korupsi lagi.

#dukungan dari eksekutif, legislatif, yudikatif, dan kepolisian.
Sosok yang punya kemampuan untuk menyatukan lembaga-lembaga diatas adalah presiden. Harusnya presiden mampu menyatukan lembaga-lembaga diatas untuk anti terhadap korupsi. Tugas saya sebagai Ketua KPK? Membina hubungan dengan lembaga-lembaga ini  agar tidak ada hak dan kewajiban yang tumpang tindih. Tidak ada “Cicak vs Buaya vs Komodo vs Gurita” jilid ‘sekian’.

#pendidikan karakter.
Perlu ditanamkan bahwa korupsi itu tindakan kotor. Untuk anak-anak bisa dibuatkan game atau kartun yang memuat nilai-nilai anti korupsi. Pembuatan game anti korupsi untuk smartphone sepertinya bagus🙂 . Selain itu bisa juga memasukkan nilai-nilai anti korupsi dalam mata pelajaran.

Selanjutnya bekerja sesuai Undang-undang, sesuai RoadMap, dan sesuai Rencana Strategis. Sederhana? Memang!

—-o

Sebenarnya dalam pikiran saya, seorang ketua KPK yang sebenarnya itu adalah presiden. Sosok yang 100% bebas korupsi secara pribadi, keluarga, ataupun partai. Sosok yang bisa menjadi teladan anti korupsi. Sosok yang mampu membuat kebijakan anti korupsi yang pas untuk Indonesia saat ini. Sosok yang mampu mempersatukan lembaga-lembaga penegak hukum. Sosok yang benar-benar punya tekad, keberanian, dan kebijaksaan untuk memberantas korupsi.

o—-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s