Resonansi

Resonansi; sebuah proses dimana suatu benda bergetar karenakan ada benda lain yang bergetar. Menurut saya, benda disini bukan hanya benda fisik yang sering disampaikan dosen/ guru ketika mengajar fisika sebagai contoh fenomena resonansi ini–misalnya senar gitar, garpu tala, atau benda yang lain melainkan juga bisa terjadi pada apa saja, termasuk hati dan manusia.

Resonansi tidak terjadi begitu saja, ada faktor “x” yang menyebabkan hal tersebut terjadi. Kesamaan frekuensi adalah faktor “x” tersebut.

Saat satu objek bergetar, maka objek yang lain akan ikut bergetar; jika mempunyai frekuensi yang sama. 

Kesamaan frekuensi dan resonansi, hubungan sebab-akibat. Lepas dari bidang ilmu fisika, pikiran saya menghubungkan hubungan sebab-akibat ini dengan keadaan. Kadang susah untuk mengerti oranglain dari sudut pandang kita secara pribadi. Mungkin salah satu sebabnya karena frekuensi masing-masingnya berbeda, sehingga susah untuk mengerti bahkan sekadar berkomunikasi. Disisi lain tak jarang ditemui ada 2 orang yang baru bertemu kemudian bisa ‘klik’ dengan begitu saja. Ngobrol dengan santai, nyambung tanpa perlu proses yang lama. Hmm, mungkin keduanya mempunyai frekuensi yang sama.

Saya masih belum mengerti dimana letak ‘kesamaan frekuensi’ ini, apakah di hati (nurani) atau di otak (logika). Jika di hati, biasa kita menyebutnya dengan simpati, empati, respek, yang membuat kita peduli dengan lingkungan. Jika di otak? Apakah kesamaan pendidikan? Latar belakang? Pekerjaan? Semuanya sangat mungkin.

Mungkin ada kalanya frekuensi ini harus di-setel agar lebih peka dengan keadaan sekitar.

Jadi, jika menggunakan hukum kesamaan frekuensi dan resonansi ini, saya percaya akan 2 hal.

*) cinta pandangan pertama itu ada,
**) telepati itu ada, dan bisa dilakukan.

2 thoughts on “Resonansi

  1. Cinta pada pandangan pertama dan telepati, saya percaya keduanya. Untuk telepati, saya rasa memang berlaku bagi orang yg dalam frekuensi sama. Hmmm… Menurut saya sih kesamaan frekuensi tersebut tak lepas dari faktor kedekatan. Seperti misalnya Ibu dan anak, suami-istri, atau sahabat dekat. Heuheuehu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s