bulan menetas jadi sembilan kicauan

huruf kecil

*

bagi saya, bulan adalah bunga matahari yang mekar pada malam hari.

*

bahkan di mimpi saya, bulan selalu utuh. saya tersenyum mengingat senyum ibu saya, jika bulan nampak cuma separuh.

*

cahaya bernama bulan yang kita pandangi itu semata kenangan matahari. betapa kenangan bisa begitu indah.

*

pada malam hari, matahari berbagi cahaya yang lebih lembut lewat bulan. sebab kehangatan bisa datang lewat pelukan.

*

bagaimana cara bulan membalas cinta matahari? pada malam hari, ia menghibur bumi yang mencintai matahari.

*

ada saat ketika saya ingin sekali jadi mata jendela; bisa melihat kamu, sekaligus melihat bulan yang kamu lihat.

*

dia matahari. kamu bumi yang tidak lelah mengitarinya. saya bulan yang diam-diam mencintaimu.

*

malam hari, ketika hujan, kenakan payung kuning. saya selalu ingin melihat ada bulan di atas kepalamu.

*

bulan barangkali adalah cara matahari mencintai mata jendela kamu tidak hanya pada siang hari.

*

catatan:

1) kemarin di linikala twitter, saya ikut meramaikan percakapan tentang…

View original post 30 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s