Cinta Juga Manusia

jadi, status itu paradoks(?)

LINIMASA

IMG_0257

Mereka lupa dan cenderung tidak peduli sudah berapa lama mereka berdua berteman akrab. Yang pasti, lebih lama dari usia pasangan berpacaran sampai akhirnya menikah. Bahkan beberapa ada yang sudah bercerai. Setiap hari adalah kesempatan untuk saling mengenal dan menerima kejutan. Diawali dengan niatan untuk saling mengagumkan, sampai akhirnya letih dan lebih nyaman menjadi diri sendiri. Situ suka ya terima, gak suka juga emang ada yang lain yang lebih ok? Hubungan yang bukan saja membangun perasaan tapi juga percaya diri masing masing-masing.

Setiap kali mereka bertemu, bukan dua hati yang disatukan tapi satu hati yang diikhlaskan untuk dibagi. Semua cerita mengalir tanpa rencana apalagi maksud. Tanpa kewajiban untuk menjadikan perbincangan bermakna. Sampai di suatu titik diam pun adalah bentuk komunikasi paling intim. Bergerak cepat seperti menyetir dengan kecepatan tinggi. Namun rem mendadak saat hasrat untuk cinta itu datang.

Lebih mudah untuk memilih fakultas daripada memperbincangkan soal itu diantara mereka. Setiap detak jantung adalah hitungan untuk…

View original post 374 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s