Mimpi Adalah Soal Waktu

mimpi adalah soal waktu dan waktu adalah detak-detik proses, proses, proses, proses, proses, dan proses. dan kemudian mati.

LINIMASA

Aku pernah menyarankan satu hal pada sekumpulan anak SMU di kelas menulis. Bunyinya begini: “Seringnya butuh waktu lumayan lama dan kerja keras untuk jadi seorang penulis yang baik. Kalian bisa saja baru mencapai tujuan di umur 40 nanti, tapi prosesnya akan sangat berharga.

Langsung tampak kekecewaan di wajah mereka. “Forty? Oh my goodness. I could be dead by then. And if I’m still alive, I’ll be too old enjoy anything.” Intinya, yang muda-muda ini ndak mau menghabiskan waktu sekian lama untuk hal yang belum mereka tahu betul. Rupanya, generasi muda sekarang kompetitif sekali.

Mereka ingin mencapai impiannya dalam waktu singkat. Mereka ingin aku mengatakan sesuatu seperti ini: “Pelajari kamus itu setengah jam, lalu tulislah karya hebat sebanyak 500 halaman. Tulis tentang apapun di dalam pikiranmu kecuali Sophia Latjuba. Tuntaskan dalam waktu sebulan dan jualah pada penerbit pertama yang menawarkan Rp. 2M. Jadilah cover majalah Times…

View original post 450 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s