SEKS

LINIMASA

Tergantung. Mau dilihat dari mana? Sebagai prokreasi atau rekreasi?

Minggu sore kemarin, dalam pertemuan tak sengaja di sebuah kafe yang baru buka. Pembicaraan menghasilkan satu kesimpulan: “kawin bukan melulu soal seks, seks tidak cuma penetrasi dan ejakulasi, penetrasi dan ejakulasi pun belum tentu hanya untuk membuahi.” Jelas, kesimpulan ini bukan suatu pemikiran yang baru atau revolusioner. Apalagi setiap orang memiliki persepsi masing-masing terhadap urusan yang satu ini.

Sama seperti makhluk hidup lainnya, manusia melakukan hubungan seksual untuk berkembang biak, meneruskan jejak karbon di muka bumi ini. Namun kita patut bersyukur, menjadi makhluk dengan pikiran dan perasaan. Sehingga dianugerahi kemampuan untuk bikin hubungan seksual bukan sekadar persetubuhan. Lengkap pula dengan bentuk genitalia sedemikian rupa, yang mengharuskan terjadinya kontak fisik secara langsung. Membuat manusia mengenal kata “intim” dan “mesra”. Berbeda dengan ikan, misalnya. Ketika sang betina harus men-squirt sel telurnya ke lokasi tertentu, untuk kemudian dibuahi…

View original post 1,061 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s