Bunga Senja

LINIMASA

image

Bunga senja ditiup angin. Tidak berbau, penuh warna.
Berayun-ayun menghalangi sinar barat yang hangat.
Pantai itu gemerlap. Ombaknya menyapu pasir.
Menyeritakan sebuah kisah.
Soal kita.

Seseorang bernama Dimas membisikkan sesuatu tentang cinta. Kau percaya.
Setidaknya cinta memberikan lebih banyak kebaikan ketimbang agama. Kau juga percaya.
Tapi cinta tidak menjanjikan surga. Kau bilang mau bikin surga sendiri.
Untuk kita.

Bunga senja ditiup angin. Mahkotanya merekah.
Memberi kesan cerah sepanjang Pecatu-Jemursari.
Siapa bilang cinta gampang?
Bayangkan siksaan rindu setiap hari.

Katakan, tuhanmu yang mempertemukan kita.
Kita menang!
Andaikan tuhanmu tidak terlibat dengan ini semua.
Kita menang!

Sekarang kita bersama.
Sarapan dan bergunjing urusan negara.
Memandangi bunga senja ditiup angin.
Bersanggama setelahnya.

Telah kubangun dinding dari kasih sayang.
Jikalau kau menyesal tentang semalam…

View original post

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s