Saya Tahu Niatmu Baik…

LINIMASA

Beberapa hari yang lalu terbaca di post salah satu sahabat saya di media sosial mengenai pertemuannya secara tidak sengaja dengan teman lama yang jarang sekali bertemu, di bandara. Melihat sahabat saya baru sampai ke kotanya dari perjalanan yang sifatnya pekerjaan, temannya ini terucap, “Aduh ibu ini kerja terus deh, nggak kasihan anaknya ditinggal-tinggal terus? Suaminya siapa yang urus dong? Ngga komplain mereka?” Sahabat saya yang sudah lelah menerima saran yang tidak diundang hanya mendengus, “Kayaknya yang komplen cuma elu deh, nek” (catatan penulis: “nek” di sini bisa jadi hanya improvisasi penulis belaka).

Di negara yang warganya terkenal ramah ini memang jika diperhatikan, kita kaya sekali akan nasihat dan petuah, tetapi cukup miskin uluran tangan yang konkret dan tulus. Everybody seems to have an opinion about you, but no one actually wants to do anything about it. Pikiran lalu melayang ke hampir sembilan tahun yang lalu. Sebagai ibu…

View original post 320 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s