Kunjungan Malaikat

LINIMASA

Seandainya Angeline tidak meninggal dan tumbuh menjadi dewasa, dan kemudian membenci orang tua aslinya yang telah menyerahkannya pada orang tua angkat yang terus menyiksanya seumur hidup. Berhak kah Angeline? Perih luka fisik hilang seiring pertumbuhan sel baru. Luka batin dan kenangan buruk, selamanya melekat. Saat Angelin dewasa menyimpan dendam pada orang tua kandung dan angkatnya, berhak kah kita menghakiminya sebagai anak kurang ajar?

Di sekolah, Angeline akan diajarkan untuk menghormati orang tua. Tanpa syarat. Karena di kelas reproduksi dijelaskan bagaimana Ibunya telah mengandung selama 9 bulan dan mempertaruhkan nyawanya saat melahirkannya. Angeline diwajibkan untuk menulis puisi sebagai bentuk penghargaan kepada Ayah yang telah bekerja keras membanting tulang untuk biaya sekolah dan masa depannya. Siapa bisa membayangkan, apa yang akan ditulis Angeline?

Di rumah ibadah, Angeline diwajibkan untuk terus tunduk dan patuh pada orang tuanya. Karena Surga ada di telapak kaki Ibu. Melawan orang tua, apalagi dendam adalah dosa. Dan terkutuklah anak…

View original post 524 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s