Cari Target Zakatmu Sendiri

LINIMASA

Di antara sekian banyak topik tulisan. Ada tiga hal yang aku ndak punya cukup kapabilitas: olahraga, agama dan vagina. Jadi, sebelum jauh, anggep aja kita lagi bertukar pengalaman ya? Kebetulan juga kebanyakan kita sedang puasa Ramadhan.

Keluarga kami dua kali bayar zakat. Satu, kepada pengurus mesjid komplek. Sekedar untuk melunasi gengsi. Dua, kepada dua orang terdekat yang kami anggap ndak mampu. Kami bawa kandidat masing-masing beserta alasannya. Bisa dari lingkungan rumah, kantor, saudara, kawan, siapapun yang cukup kami kenal dan membutuhkan uluran tangan. Atau, kami pikir demikian.

image

Mencari orang yang tepat. Membahasnya di meja buka puasa. Menimbang. Memutuskan. Jadi kegiatan yang seru di samping ibadah harian yang ndak lagi aku kerjakan. Pernah juga kami serahkan pada orang yang salah. Punya istri dua dan malas bekerja. Mama minta ganti nama di bulan puasa berikutnya. Proses diatas diulang. Salah lagi. Ya ulang lagi. Gitu aja terus.

Sampai tahun 2001 kami serahkan zakat-sodaqoh…

View original post 300 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s