Hidup Kita Adalah Smartphone (?)

LINIMASA

Tadinya, hari ini sudah ada ide tulisan lain yang akan saya tuangkan di sini. Namun kenyataan berkata lain.

Sebenarnya sudah sekitar dua bulan ini, mobilitas saya sedikit terhambat. Penghambat itu adalah telpon selular (ponsel), yang notabene harusnya membantu mobilitas. iPhone 5 yang sudah saya gunakan selama 2 tahun dan 8 bulan, sering mendadak mati karena daya baterenya habis. Mau tidak mau, setiap keluar rumah, saya harus membawa tidak hanya satu, tapi bisa dua sampai tiga powerbank, di samping charger utama si telepon. Kadang piranti ponsel tidak mau membaca kabel charger baik dari yang utama maupun yang tambahan. Kalau tidak bawa satu pun dari mereka, pasti resah sepanjang jalan. Di setiap kesempatan, pasti saya charge telepon ini. Begitu sampai ruang meeting, saya langsung cari outlet charger di pojokan. Begitu film utama diputar di bioskop, saya langsung aktifkan Airplane mode, dan charge ponsel dengan menggunakan salah satu powerbank

View original post 734 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s